Bulan ramadhan 3 tingkatan, shohihkah?

Bulan ramadhan 3 tingkatan, shohihkah?

Ketika masih remaja ana (admin blog dakwah ini) ketika awal ramadhan, layaknya kaum muslimin lainnya, datang kemesjid memeriahkan datangnya bulan keberkahan, bulan ramadhan pada malamnya hadir untuk mengerjakan sholat tarawih, namun biasanya sebelum pelaksaan sholat tarawih diadakan kultum, pada pembahasan  artikel kali ini dititik beratkan pada sebuah bahan ceramah

أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيمٌ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ، شَهْرٌ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ........... وَهُوَ شَهْرٌ أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ، وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ، وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ........

“wahai sekalian manusia, sungguh kalian telah dinaungi oleh bulan yang agung, bulan penuh berkah, bulan dimana malamnya lebih baik dari 1000 bulan........ pada (1/3) awal bulan (ramadhan) rahmah, dan pada pertengahannya ampunan dan akhirnya diselamatkan dari neraka......”

Bulan ramadhan 3 tingkatan, shohihkah

Hadits diatas cukup populer dan sering diulang oleh para penceramah oleh beberapa ustadz, bahkan salah satu murid saya pun juga menyampaikan kultumnya menyebutkan hadits diatas (bulan ramadhan terbagi menjadi 3 tingkatan, benarkah?), disini ana tertarik mencari teks aslinya dan alhamdulillah sudah dapat. Teks hadits ini cukup panjang dan ana hanya menititik beratkan beberapa potong hadits untuk dibahas.

Hadits diatas menjelaskan tentang keutamaan bulan suci ramadhan denga menyebutkan 3 tingkatannya. Bulan ramadhan terdiri 29-30 hari. Pada 1/3 pertama (tanggal 1-10) adalah rahmah, 1/3 kedua (tanggal 11-20) adalah ampunan sedangkan pada 1/3 terakhir (tanggal 21-30) adalah diangkatnya dari neraka.Benarkah hadits ini?

Hadits ini diriwayatkan oleh ibnu qhuzaimah dalam kitabnya dan telah di tahkik (diteliti) oleh syeikh doktor muhammad mustafa al-a’zhomy pada kitab shohih ibnu qhuzaimah bahwa hadits tersebut dhoif (lemah) karena ada seorang periwayat hadits bernama aly bin zaid bin jad’aan

Adapun syeikh albani mengomentari hadits bulan ramadhan 3 tingkatan pada kitabnya silsilah a’hadits addhoifah wal maudhu’ah  wa a’tsaruhas saiyi fil ummah (rangkaian hadits-hadits lemah dan palsu dan pengaruh buruknya terhadap umat) pada halaman 263 jilid ke II versi kitab arab, bahwanya hadits tersebut mungkar. Maka sebaiknya tidak disampaikan kepada kalayak ramai, jika disampaikan maka wajib untuk menyampaikan kedhoifan/mungkarnya hadits tersebut. Wallahu a’lam

donasi kelangsungan blog dakwah ini rek 2110029575 bank muamalat atas nama atri yuanda
terima kasih telah membaca artikel ini tentang "Bulan ramadhan 3 tingkatan, shohihkah"

baca juga
_____________________________
dapatkan pesan dakwah harian di inbox whatsapp anda

Cara daftar
Ketik nama#usia#asal daerah kemudian kirim ke no whatsapp kami ini 0821 6826 4963

Simpan no whatsapp kami dgn nama "1hari 1ilmu"

Jadilah anda petunjuk jalan dan dapatkan setiap kebaikan dari orang yg anda ajak
yuk, subcribe juga channel youtube jalan hidayah

Portal share artikel ustadz dan ulama sunnah
bantu kami share info ini

dibawah ini, posting terbaru kami di twitter "yuk baca and share"

cari artikel ?. ketik dibawah ini