Mau sukses?, baca ini

Kaya dan melarat merupakan ketetapan Allah ta’ala kepada hamba-hambanya, bolehkah kita memilih kaya, boleh saja tapi dengan cara usaha yang halal, tekad dan doa.

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
“sesungguhnya Allah tidak akan mengubah kondisi suatu kaum jika hamba tersebut tidak ada usahanya untuk merubah kondisi mereka” QS.arrad: 11
Mau sukses?, baca ini
image ilustration from susanolupitan.com

Ayat ini tidak menafikan takdir, bahwanya usaha juga bagian dari takdir. Sering kita mengeluh akan kesulitan ekonomi namun sering juga kita lupa mengaca pada kesalahan diri sendiri. Mungkin bisa jadi Allah ta’ala tidak mengizinkan kita kaya dikarenakan “belum kaya saja sudah berani lalai terhadap perintah Allah ta’ala lantas bagaimana jika telah kaya, bisa jadi kufur nikmat”

Lalai disini punya cakupan luas seperti: ketika panggilan suara azan berkumandang, kita masih suka mengulur waktu untuk tidak segera hadir menghadap Allah ta’ala.Jika seorang presiden menyapa kita untuk hadir kerumahnya, kita akan segera hadir dan berpakaian yg terbaikNamun ketika Allah menyapa kita untuk hadir kerumah-rumahnya (mesjid), kita malah bermalas-malas dan berpakaian ala kadarnya.Apakah presiden lebih mulia dari Allah ta’ala sang pemilik langit dan bumi ?Renungkanlah>>>>>>>Jangan sampai kita diantara orang-orang yg dimaksud oleh Allah ta’ala dalam surat al-maun 4-5

celakalah bagi mereka yang sholat, kenapa? Karna melalaikan waktu sholat (suka mengulur-ulur waktu,tidak berusaha khusyu hatinya dll) sedangkan sholat tepat waktu merupakan amalan fisik yg paling Allah ta’ala cintai [HR.bukhari-muslim]

Wahai saudara qu, sesungguhnya kita yang butuh kepada Allah ta’ala bukan sebaliknya, namun faktanya, diantara kita punya sikap “Allah ta’ala yg butuh saya sehingga melaksanakan sholat jika maupun dengan hati yg terpaksa bukan dikarenakan suara hatinya yang mengajak”Kafir dan taatnya kita, itu tidak mempengaruhi kerajaan Allah ta’ala. Maka pilihan ada ditangan kitaSyurga hanya Allah ta’ala berikan kepada orang2 yg dirahmati Allah ta’ala namun rahmat Allah itu didapat kecuali dengan iman dan amal sholeh. Syurga Allah ta’ala itu mahal maka renungilah apa yang telah kita lakukan selama ini?

Neraka adalah ancaman dan temapat kembali bagi mereka yang ingkar akan janji Allah, masukkan seorang hamba ke neraka bukan kezholiman Allah ta’ala akan tetapi keadilan Allah ta’ala dan dikarenakan kezholiman hamba itu sendiri.

Kapan kita sadar? Mulai sekarang dan jangan tunda karna kematian tidak pernah menunggu anda taubat, ingatlah bahwanya kita mati membawa amal kita masing-masing. Adapun didunia kita hanya saling mengingatkan.

Sadarlah pada kenyataannya, kitalah yang butuh Allah ta’ala maka bersegeralah menunaikan seruannya.Ingatlah, kaya dan susah itu ketetapan Allah ta’ala  Maka berhuznu zhonlah (berprasangka baiklah kepada Allah) jika salah satu Allah tetapkan dalam kehidupan kita, pada intinya hanya satu yaitu tetaplah dijalan Allah ta’ala.


Kokohkan iman dengan ilmu dan amal sholeh serta keistiqomahan. Semoga kita berjumpa di jannahnya Allah ta’ala. Amien ya robby

Salam dakwah tauhid sunnah wal jihad admin blog dakwah kumpulankonsultasi.com oleh atri yuanda al-pariamany

baca juga
huru hara dilangit
bicara urusan dunia dimasjid

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini