HUKUM MEMBATALKAN PUASA QADHA’ DAN SUNNAH

HUKUM MEMBATALKAN PUASA QADHA’ DAN SUNNAH
Apakah seorang yang berpuasa qadha' atau sunah boleh memutuskan (membatalkan) puasanya?

Syaikh Shalih al-Fauzan menjawab:
Apabila ia berpuasa qadha’ tidak boleh memutuskannya dan wajib menyempurnakannya. Adapun bila berpuasa sunah boleh memutuskan puasanya itu, tidak ada kewajiban untuk menyempurnakan puasa sunah. Pernah suatu hari Nabi صلي الله عليه وسلم masuk rumah dalam keadaan berpuasa sunah lalu menjumpai makanan yang dihadiahkan para sahabat lalu beliau makan. Hal ini menunjukkan bahwa puasa sunah tidak wajib disempurnakan.

HUKUM MEMBATALKAN PUASA QADHA’ DAN SUNNAH
image ilustration from omah-tips.blogspot.com

Disalin dari Majalah Fatawa Vol III/ No.10_1428 H/2007 M, hal. 49.
terima kasih telah membaca artikel ini tentang "HUKUM MEMBATALKAN PUASA QADHA’ DAN SUNNAH"

baca juga

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini