nasehat untuk tidak mendahului imam

7. nasehat untuk tidak mendahului imam.
Menasihati Jama’ah, Agar Tidak Mendahului Imam Dalam Ruku’ atau Sujudnya, Karena (Seorang) Imam Dijadikan untuk Diikuti.

nasehat untuk tidak mendahului imam
image ilustration from www.almarrakchia.net


Imam Ahmad رحمه الله berkata, “Imam (adalah) orang yang paling layak dalam menasihati orang-orang yang shalat di belakangnya, dan melarang mereka dari mendahuluinya dalam ruku’ atau sujud. Janganlah mereka ruku’ dan sujud serentak (bersamaan) dengan imam. Akan tetapi, hendaklah memerintahkan mereka agar rukuk dan sujud mereka, bangkit dan turun mereka (dilakukannya) setelah imam.

Dan hendaklah dia berbaik dalam mengajar mereka, karena dia bertanggung jawab kepada mereka dan akan diminta pertanggungjawaban besok. Dan seharusnyalah imam meperbaiki shalatnya, menyempurnakan serta memperkokohnya. Dan hendaklah hal itu menjadi perhatiannya, karena, jika dia mendirikan shalat dengan baik, maka dia pun memperoleh ganjaran yang serupa dengan orang yang shalat di belakangnya. Sebaliknya, dia berdosa seperti dosa mereka, jika dia tidak menyempurnakan shalatnya.” Kitab Shalat, halaman 47-48, nukilan dari kitab Akhtha-ul Mushallin, halaman 254.

lanjutan pembahasan "wajib tahu, 8 adab imam shalat berjamaah"

Powered by Blogger.