baca, MASALAH "WAHABI" YG SEBENARNYA

kumpulankonsultasi- Persoalan WAHABI bukan persoalan SALAH FAHAM bahwa sebagian orang menganggap syeikh Muhammad bin Abdul Wahab yg hidup di abad 12H dan menyeru umat Islam untuk berpegang teguh pada Al-Quran dan As-Sunnah itu adalah Abdul Wahab bin Rustum yang hidup di abad 7H dan divonis sesat oleh banyak ulama terdahulu.

Tulisan-tulisan atau ceramah-ceramah untuk memperjelas bahwa Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab itu bukanlah Abdul Wahab bin Rustum yg sesat itu, biar disebarkan dan diposting berkali-kali tidak akan merubah cara berpikir orang-orang yang anti kepada pengamal sunnah Nabi Muhammad Shallallahu alahi wassalam dan penyeru kpd Al-Quran dan As-Sunnah. Mengapa?

Karena ini menyangkut tradisi masyarakat yang meskipun menyalahi sunnah tapi memberi keuntungan luar biasa bagi pihak-pihak tertentu.

Mereka sangat takut pada ustadz-ustadz yg menyeru untuk berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-Sunnah melebihi takutnya pada missionaris-misionaris kristen.


Sebab cukup sulit bagi pengikut mereka untuk murtad dan masuk kristen.
baca, MASALAH "WAHABI" YG SEBENARNYA
Tapi tidak sulit untuk berobah yang tadinya pengikut tradisi nenek moyang menjadi pengikut sunnah.Ketika pengikut itu sudah sadar, lepas dari mereka dan ikut sunnah, maka para kiyai dan para tokoh merasa sangat dirugikan secara moril dan materiil.


Inilah persoalan yg sebenarnya. Sehingga biar diingatkan mengenai kesalahfahaman di atas atau mengenai pentingnya persatuan mereka tetap bertahan menolak persatuan sesama Ahlus Sunnah wal Jama'ah. Karena ujung2nya adalah masalah pendapatan/fulus.

sumber info doktor ali musri dr wa asatizah sumbar
Powered by Blogger.