kajian ilmiah Keutamaan doa setelah sholat subuh

Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selepas mengucapkan salam selesai shalat subuh, beliau membaca (do’a):

اللهم إني أسألك علما نافعا ورزقا طيبا وعملا متقبلا
Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima…” (Shahih, HR Ibnu Majah: 925)

‘ILMAN NAAFI’AN
Tuntutlah ilmu sampai mati dan amalkan lah.Setan akan selalu menganggu dengan cara menjauhkan manusia dari ilmu
.Ibnu jauzi di dalam Talbi Iblis menyampaikan bahwa  ilmu itu bagai cahaya sehingga tanpa nya kita akan berjalan dikegelapan taanpa jelas arah.

Ciptakanlah nuansa keilmuan di dalam rumah. Wajib bagi Kepala Keluarga untuk mengajarkan ilmu kepada keluarga.

Tafsir dari Sahabat Ali bin Abi Thalib radiyallahu anhu mengenai ayat ”qu anfusakum wa ahlikum naro” (jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka) QS. At Tahrim : 6), adalah kewajiban menuntut ilmu dan mengajarkan buat diri sendiri dan keluarga.

Seharusnya rumah tiap-tiap muslim ada maktabah buku2 islam bukan hal-hal  keduniaan yg tdk perlu. Bisa saja tamu kita mendapatkan hidayah dengan sebab buku-buku yang kita letakkan di ruang tamu kita.

Sabda rasulullah ... Demi Allah, apabila Allah menunjuki seorang saja melalui dakwahmu itu lebih baik bagimu daripada kamu memiliki onta-onta merah.” (HR. Bukhari dan Muslim, lihat Syarh Muslim [8/31])

Hiburan sih boleh, tapi seperlu nya saja bukan sesuatu yang urgent karena beibadah itulah yg urgent.

RIZKON THOYIBAN
Rejeki yg baik adalah di dapat dng cara yg halal dan dibelanjakan dng cara yg baik pula.Kita akan ditanya dua hal mengenai harta...dari mana didapat dan kemana dibelanjakan. Manusia ada 4 macam terkait rejeki dan hanya satu yg selamat.

1. Yang mendapatkanan harta tersebut dengan cara yang haram dan dihabiskan dengan cara yang haram pula. Contoh; Dapatnya korupsi dihabiskan untuk pelacur.

2. Dapatnya halal namun dihabiskan untuk yang haram. Uang hasil narik becak tapi buat beli rokok (membinasakan dirinya), khamr.

3. Dapatnya haram namun dihabiskan utk yg halal. Harta hasil korupsi namun digunakan untuk membangun masjid, bantu anak yatim. Cara seperti ini tidak akan menghapus dosa, karena hal ini terkait dengan hak orang lain. Tidak akan diterima tobatnya sebelum mengembalikan barang tersebut kepada yang berhak.

Orang yg bersedekah dengan harta yang haram tidak ada nilainya dan dosanya pun tetap jalan.

4. Dapatnya dengan cara yang halal dan dikeluarkan untuk perkara yang halal juga.
Ini yang paling selamat. Ibnu taimiyah pernah berkata, tidak ada nikmat dari Allah yang gratis, semua akan ditanya, napas, tangan, kaki...termasuk harta yg kita dapat Zaman sekarang termasuk seperti yang disebutkan dalam hadist rasulullah :

“Sungguh akan datang pada manusia suatu masa (ketika) tiada seorangpun di antara mereka yang tidak akan memakan (harta) riba. Siapa saja yang (berusaha) tidak memakannya, maka ia tetap akan terkena debu (riba)nya,” (HR Ibnu Majah, hadits No.2278 dan Sunan Abu Dawud, hadits No.3331; dari Abu Hurairah).

Ingatlah sebagai Kepala Keluarga kita bertanggung jawab kepada harta yang kita berikan kepada keluarga.

Kaum Yahudi menjadi kaum yang buruk karena suka yang haram. Dua hal yg buruk dari mereka adalah:

1. Suka harta yg haram. Mereka suka suap menyuap.
2. Suka mendengarkan gosip. Berhati-hatilah dengan berita-berita di TV.
Kita harus menyelisihi mereka. Banyak contoh yg buruk dari mereka di alquran dan salah satu yang paling buruk adalah membunuh para nabi.

Hati hatilah...harta haram itu buruk buat diri kita.

AMALAN MUTAQOBBALA

Sebuah amalan diterima apabila memenuhi dua syarat.
1. Ikhlas. Tanyalah diri kita utk siapa ibadah yg kerjakan ini.
Sabda Rasulullah ... “Maukah kalian aku beritahu sesuatu yang lebih aku takutkan menimpa kalian daripada Dajjal.” Kami menyatakan, “Tentu!” beliau bersabda “Syirik khafi (syirik yang tersembunyi). Yaitu seseorang mengerjakan shalat, lalu ia baguskan shalatnya karena ia melihat ad seseorang yang memandangnya.”

Jagalah amalan kita sebelum, saat mengerjakan dan setelah mengerjakan. Dan berhati-hati jugalah dengan Sum’ah. Tidak perlu ibadah yang kita lakukan diinformasikan ke orang lain, berhati-hatilah dengan update status anda di medsos.

2.Sesuai Sunnah.  HArus sesuai sunnah dan janganlah benci dengan sunnah.

Jangan kemudian mencap dengan sebutan tertentu terhadap pendakwah sunnah dengan sebutan yang macam-macam, seperti Wahabi. Istilah wahabi itu buatan zionis inggris, sementara kebanyakan kita hanya ikut-ikutan.

Cari tahulah cara beribadah dan tanyakan dasar ilmiahnya. Jangan cuma ikut-ikutan. Yang mendapatkan hak untuk menerangkan tentang ibadah hanya satu orang...Rasulullah.
Para sahabat yang orang arab saja bertanya kepada Nabi bagaimana cara bersalawat kepada beliau, padahal jago bahasa arab.

Manusia itu secara fitrah memang diciptakan dan didesain untuk beribadah, perhatikanlah saat kita sujud, kita akan merasa perasaan tenang, fisik pun juga merasa relax.
Makanya tidak heran Rasulullah berkata kepada bilal: Bangkitlah hai Bilal, hiburlah kami dengan Shalat. (HR.Ahmad, 5/371, dan Abu Daud, 4986)

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلاَ صَدَقَةٌ مِنْ غُلُولٍ
“Tidaklah diterima shalat tanpa bersuci, tidak pula sedekah dari ghulul (harta haram)” (HR. Muslim no. 224).
kajian ilmiah Keutamaan doa setelah sholat subuh

soal dan jawaban
1. Bagaimanakah hubungan antara Ilmu, tawakal dan tawadhu
Semua urusan berurusan dng ilmu, termasuk tawakal, bukan doa saja jadi kita juga harus ikhtiar.Seseorang berkata kepada NabiShollAllahu ‘alaihi wa sallam,“Aku lepaskan untaku dan (lalu) aku bertawakkal ?” Nabi bersabda, “Ikatlah kemudian bertawakkallah kepada Allah.”(HR. Tirmidzi dan dihasankan Al Albani dalam Shohih Jami’ush Shoghir)

baca juga: kisah kakek tukang becak

2. Bolehkan kita mengambil uang anak.
"Kamu dan hartamu milik bapakmu" [Hadits Riwayat Ibnu Majah dari Jabir, Thabrani dari Samurah dan Ibnu Mas'ud, Lihat Irwa'ul Ghalil 838]

Tapi tahu dirilah, tetap minta ijinlah terlebih dahulu dan ambillah sewajarnya.Suami istri juga, walaupun tidak ada kewajiban bagi seorang suami untuk memberitahukan istrinya tentang pengeluarannya, namun sebaiknya utk hal-hal yang besar dan penting, diskusikanlah dengan istri dan kalau anak-anak sdh besar libatkan lah...

Iman kita tidak seperti abu bakar yang mampu mensedekahkan seluruh hartanya...jangan paksakan diri.

4. Bagaimana agar ibadah terasa sebagai kebutuhan bukan beban?

Bosan memang sifat manusia, Rasulullah  beribadah itu bervariasi.

a. Puasa: di ganti-ganti, misalnya sebulan puasa senin kamis, bulan berikutnya yaumul bid (puasa 13, 14, 15 bulan hijriyah). Monoton itu berat, cobalah di variasi.

b. Sholat: Sholat malam itu bisa dilakukan dengan cara 22, 2225, 227 dst. Kalau berat bangun malam, kerjakanlah witir sebelum tidur, sedikit saja dulu, jangan langsung banyak. Ibadah yg baik itu adalah yang terus menerus walaupun sedikit. Dan pahamilah (makna) sholat yg kita kerjakan sehingga jadi nikmat dan jangan lupa diperiksa ulang, apakah cara dan bacaan nya juga sudah benar, sehingga kita juga lebih merasa yakin dan tenang.

baca juga: apa saja pembagian air beserta dalilnya

4. Apakah harta yg haram dr suami jg membawa istri ke neraka?
Tidak masalah kalau dia tdk tahu dan bersabarlah dng harta yg sedikit.

5.  Apakah masuk neraka hanya karena sirik (kufur), apakah ada sebab lain?

Lihat buku 10 hal yg membatalkan syahadat.

6. Bagaimana cara kita menghindari kesesatan dan bidah?
Qadar Allah, umat ini terpecah jadi 73, dalam hadist shahih dan.mutawatir, yang selamat adalah yang Rasulullah  dan para sahabatnya berada di jalan tsb. Oleh karena itu penting  menuntut ilmu dan itu adalah sebuah proses jadi tidak bisa hanya sekali belajar.

Al wasiq billah, seorang muktazilah, mendengarkan dialog antara dua ahmad, yaitu ahmad bin abi dual (seorang ulama Muktazilah) dan Imam Ahmad.

Imam Ahmad bertanya,  “Apakah ilmu yang kau ajarkan ini diajarkan oleh Abu Bakar, Umar, Usman , Ali”? yang kemudian dijawab tidak.

Kalau begitu, kata Imam Ahmad, ada dua permasalahan, satu para sahabat tahu tapi menyembunyikan nya atau mereka tidak tahu tapi kamu tahu tentang hal tersebut.

Dengan sebab ini Al Wasiq rujuk kembali kepada pemaham Ahlusunnah. 6. Hadist tentang doa di atas, mengapakah waktunya ditentukan dan apakah boleh kita kerjakan diwaktu yang lain?

Doa ini bersifat ini taufiqiyah, maka kerjakanlah sesuai petunjuk/contoh.Narasumber Ust. Abu Ihsan Al Maidany, Ringkasan Kajian Ilmiah (Masjid Al hijriyah)Sabtu 21 November 2015 / 9 Shafar 1437 H. Ba’da Subuh. copas dari group dakwah whatsapp

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini