kumpulan kata mutiara arab jilid 1

مَــنْ يَـزْرَعْ يَـحْـصُـــدُ
1. Siapa yang menanam akan memetik hasilnya.


اَلْعَقْلُ السَّلِيْـمُ فِى الْجِسْمِ السَّلِيْـمِ
2. Di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang waras.

اَلتَّعْلِمُ فِى الصُّغْرَ كَالنَّقْشِ عَلَى الْحَجَرِ
3. Belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu.

تَعَلَّـمْ صَغِيْرًا وَاعْمَـلْ بِـهِ كَبِيْـرًا
4. Belajar dikala kecil dan beramallah dikala dewasa.

لَنْ تَرْجِعَ اْلاَيَّـامُ الَّتِىْ قَـدْ مَضَـتْ
5. Hari yang telah berlalu takkan kembali.

حِـفْـظُ اللِّسَـانِ سَلَمَـةُ اْلاِنْسَـانِ
6. Menjaga lidah keselamatan bagi manusia.

أَدَابُ الْـمَـرْءِ خَـيْـرٌ مِـنْ ذَهَـبِـهِ
7. Adap seseorang lebih baik dari emas yang dimilikinya.

اَلـشَّـرْفُ بِـاْلاَدَابِ لاَ بِـالنَّـسْـبِ
8. Kemuliaan tergantung pada budi pekerti bukan pada keturunan.

اِذَا صَـدَقَ الْعَـزْمُ وَضَـحَ السَّـبِـيْـلُ
9. Kalau cita-cita sudah tekat jalan akan nampak.

مَـنْ عَـرَفَ بُـعْـدَ السَّفَـرِ اِسْتَـعَـدَّ
10. Siapa yang mengetahui jauhnya perjalanan akan bersiap sedia.

لاَ تَؤْخِرْ عَمَلَكَ غَدًا مَا تَقْدُرُ اَنْ تَعْمَلَهُ الْيَوْمَ
11. Jangan tungu sampai esok apa yang bisa dilakukan hari ini.

قُـلِ الْـحَـقَّ وَلَـوْ كَـانَ مُــرًّا
12. Katakanlah yang benar itu benar sekalipun pahit akibatnya.

تَـرْكُ الْجَـوَابِ عَلَى الْجَاهِـلِ جَـوَابٌ
13. Meninggalkan jawaban atas orang jahil itu jawaban baginya.

اَلجَّـزَاءُ سَيِّـئَـةِ سَيِّـئَـةُ مِثْلِهَـا
14. Balasan terhadap kejahatan adalah kejahatan yang setimpal.

خَيْـرُ مَـالِـكَ مَـا نَـفَـعَـكَ
15. Sebaik-baik harta mu adalah yang bermanfaat bagi mu.

هَلَكَ الْمَـرْءُ لَـمْ يَعْـرِفْ قَـدْرَهُ
16. Hancurlah seseorang yang tidak menyadari kemampuannya.

فِى التَّأَنِّى السَّلاَمَةُ وَفِى الْعُجْلَةِ النَّدَامَةُ
17. Perbuatan yang hati-hati akan selamat dan perbuatan yang gegabah akan mendatangkan penyesalan.

خَـيْـرُ الْكَـلاَمِ مَـا قَـلَّ وَدَلَّ
18. Sebaik pembicaraan adalah pembicaraan yang sedikit tetapi terarah.

أُتْـرُكُ الشَّـرَّ يَـتْـرُكُــكَ
19. Tinggalkan keburukan sungguh dia akan meninggalkan mu.

لَيْسَ الْمَـرْءُ يُوْلَـدُ عَالِمًـا * وَلَيْسَ أَخُوْ عِلْمِ كَمَنْ هُوَ جَاهِلٌ
20. Seorang manusia tidak dilahirkan dalam keadaan berilmu, dan tidaklah sama orang yang mempunyai ilmu dengan orang jahil.

لَيْسَ الْعَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْـرًا * بَلِ الْعَيْـبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْـلاً
21. Kefakiran bukanlah suatu keayiban, melainkan kekikiranlah yang menjadi keayiban.

اِذَا لَـمْ تَسْتَحِـىْ فَاصْنَعْ مَـا شِئْتَ
22. Kalau tidak malu berbuatlah seenakmu.

لِـكُـلِّ عَـمَـلٍ ثَـوَابٌ * وَلِـكُـلِّ كَـلاَمٍ جَـوَابٌ
23. Tiap-tiap amalan ada balasannya dan tiap-tiap kalam ada jawabannya.

اَلْعَالِمُ كَبِيْرٌ وَلَوْ كاَنَ حَدِيْثًـا * وَالْجَاهِلُ صَغِيْرٌ وَلَوْ كَانَ شَيْخًا
24. Orang alim itu besar walau dia masih kecil, dan orang jahil itu kecil walau dia sudah besar.

تَنْظِيْـمُ الْعَمَلِ يُوَافِّـرُ نِصْفَ الْوَقْـتِ
25. Membagikan pekerjaan adalah menabung sebagian waktu.

عَدُوُّ عَاقِلُ خَيْـرٌ مِنْ صَدِيْقِ جَاهِـلِ
26. Musuh yang berakal lebih baik ketimbang teman yang bodoh.

أَفَـاةُ الْـعِـلْـمِ الـنِّـسْـيَـانُ
27. Penyakit di dalam mencari ilmu adalah pelupa.

خَيْرُ اْلاَصْحَابِ مَنْ يَّدُلُّكَ عَلَى الْخَيْرِ
28. Sebaik-baik kawan adalah yang menunjukkan kepada kebaikan.

اَلصَّـبْـرُ يُعِـيْـنُ كُـلَّ عَمَـلٍ
29. Kesabaran akan memudahkan segala urusan.

مَــنْ صَـبَــرَ ظَـفَــرَ
30. Siapa saja yang mau sabar akan beruntung.
kumpulan kata mutiara arab jilid 1
مَـنْ قَـلَّ صِدْقُـهُ قَـلَّ صَدِيْقُـهُ
31. Orang yang kurang kejujurannya tak akan mendapat teman.

جَـرِّبْ وَلاَ حِـظْ تَكُـنْ عَارِفًـا
32. Cobalah dan intailah maka kamu akan menjadi orang cerdik.

لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَـهُ مُعِيْنًـا
33. Janganlah menghina orang miskin, hendaklah menjadi penolong mereka.

مَنْ كَثُـرَ إِحْسَانُـهُ كَثُـرَ إِخْوَانُـهُ
34 Orang yang banyak berbuat baik akan bertambah temannya.

إِنْ كُنْتَ فِىْ نِعْمَـةٍ فَارْعُهَا * فَاِنَّ الْمَعَـاصِ تُزِيْـلُ النَّعِـمَ
35 Jika kamu berada dalam nikmat Allah, maka peliharalah. Karena kemaksiatan akan menghilangkan nikmat.

اَلصَّبْرُ كَالصَّبْرِ مُرٍّ فِىْ مَزَاقَتِـهِ * لَكِنْ عَوَاقِبُهُ اَحَلَّى مِنَ الْعَسْـلِ
36. Kesabaran seperti buah yang pahit rasanya, tetapi akibatnya lebih manis dari madu.

اَلْفِكْرُ قَبْلُ رِبْحًا وَالنَّدْمُ بَعْدُ خُسْـرًا
37. Berpikir dahulu pendapatan sesal kemudian tiada berguna.

لَوْ لَكَ لَوْ لَكَ يَـا مُحَمَّـدُ * لَمَـا خَلَقْـتُ هَـذَا الْعَـلاَمَ
38. Seandainya bukan karenamu wahai Muhammad, sungguh tidak aku ciptakan alam ini semuanya.

حَسِّـبُ قَـبْـلَ أَنْ تُحَـاسِـبَ
39. Koreksilah diri sendiri sebelum engkau dikoreksikan.

اَلْخَـبَـرُ لَـيْـسَ كَاْلاَعْـيَـنُ
40. Berita tak selalu jadi kenyataan.

مَا الْحُبُّ اِلاَّ لِلْحَبِيْبِ اْلاَوَّلِ * وَالْحَبِيْبُ اْلاَوَّلُ هُوَ اللهُ تَعَالَى
41. Tidaklah kecintaan itu selain bagi kekasih yang pertama, dan kekasih yang pertama adalah Allah ta`ala.

اَلْعِلْمُ لِلْخَاشِيَةِ لاَ لِلرِّوَايَةِ
42. Ilmu itu untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara takut, bukan untuk dibicarakan supaya kita dikenal.

كُنْ وَصَّى نَفْسَكَ
43. Hendak adalah kamu penasehat diri sendiri.

سُوْءُ الْخَلْقِ يَعْلُ
44. Akhlak yang buruk itu akan menular.

لَيْسَ فِى التَّعْلِمِ خَجُعْلٌ
45. Tidak ada istilah malu dalam belajar.

أَصْلِحْ نَفْسَكَ يُصْلِحُ لَكَ النَّاسُ
46. Perbaikilah dirimu dahulu baru orang lain berbuat baik kepadamu.

اَلْكَلاَمُ يَنْفُزُ مَالاَ يَنْفُزُ اْلاَبْرُ
47. Perkataan bisa menembus apa yang tidak bisa ditembus jarum.

بَيْضَةُ الْيَوْمَ خَيْرٌ مِنْ دُجَاجَـةٍ غَـدًا
48. Diberi telur hari ini terlebih baik dari pada diberi ayam besok

تَرْجُوا النَّجَاةَ وَلَمْ تَسْلُكْ مَسَالِكَهَا * إِنَّ السَّفِيْنَةَ لاَ تَجْرِىْ عَلَى الْيَبِسِ
49. Mengharapkan kemenangan tanpa menempuh jalannya, laksana kapal yang berlayar diatas bukit.

حَلاَلُهَا حِسَـابٌ وَحَرَامُهَـا عِقَابٌ
50. Harta yang halal akan diperiksa dan harta yang haram akan disiksa empunyanya.

أُكْتُمْ حَسَنَاتَكَ كَمَا تَكْتُـمْ سَيِّئَاتَكَ
51. Sembunyilah kebaikanmu sebagaimana engkau sembunyikan keburukanmu.

هَيْهَـاتَ تُـدْرِكُ بِـالتَّوَانِـى سَادَةً
52. Tak mungkin mencapai kebahagiaan dengan main-main.

قَالَ إِمَامُ الشَّافِعِى :
لَيْسَ الْيَتِيْمُ الَّذِىْ قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ * إِنَّ الْيَتِيْمَ الْيَتِيْمُ الْعِلْمِ وَاْلأَدَبِ
53. Tidak dikatakan seseorang itu yatim dikarnakan meninggal orang tuanya, tetapi dikatakan yatim karena orang tersebut tidak mempunyai ilmu dan adab.

لَوْ كَانَ الْعِلْمُ يُدْرِكُ بِالْمُنَـى * مَا كَانَ يَبْقَى فِى الْبَرِيَّـةِ جَاهِلٌ
54. Seandainya ilmu itu diperoleh dengan berhayal sungguh tidak seorangpun yang jahil di dunia ini.

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini