larangan terompet bertebaran di pekalongan, kota lainnya kapan nyusul

kumpulankonsultasi- walau telah berlalu perayaan tahun baru masehi namun ada sebagian kecil umat islam, tetap merayakan pelepasan tahun 2015 dengan meniup terompet dan membakar kembang api, terutama dari kalangan remaja tanggung dan anak-anak. ini penyakit akut pada tubuh kaum muslimin.

tapi kabar gembira, ada diantara kota di indonesia ini, tetapnya di pekalongan. mereka yang memegang teguh islamnya dan kuatnya keyakinan bahwa larangan tasyabuh dengan agama non muslim, mereka lakukan penebaran spanduk larangan masuk terompet di perkampungan mereka.


larangan terompet bertebaran di pekalongan, kota lainnya kapan nyusul

baca juga: tata cara pengobatan ruqyah syar'i

ini merupakan kabar gembira walau masih banyak daerah di indonesia mengikuti perayaan bathil ini, in sya allah kedepannya, akan menyusul kampung-kampung dan kota-kota lainnya yang menghidupkan nuansa islam di tempat mereka dan melarang bertebarannya syiar agama lain. amin

yuk saling bahu membahu dan tolong menolong dalam kebaikan demi kebaikan umat islam secara menyeluruh agar umat islam indonesia kembali menghidupkan syiar islam mereka dan meramaikan kegiatan islami di mesjid, rumah, dan dimanapun mereka berada.

sumber informasi: panjimas

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini