Mengapa taaddud dibenci, padahal Allah yang mensyariatkan

Mengapa taaddud dibenci, padahal Nabi melakukan..

Mengapa taaddud dibenci padahal di sana ada aturan...

Mengapa taaddud dibenci, padahal disyariatkan demi kemaslahatan...

Mengapa taaddud dibenci, jangan ikuti perasaan...

Mengapa taaddud dibenci, ilmu mesti kau dahulukan...

Mengapa taaddud dibenci, dengannya janda terayomi...

Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda bersendiri...

Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda mesti menafkahi...

Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda safar pergi...

Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda mengasuh anak sendiri...

Dengan taaddud anak yatim mendapat naungan, mengapa taaddud dibenci...

Tidakkah kau dengar, Jeritan si yatim mendambakan ayah.


Tidakkah kau dengar, isak tangisnya mengingat ayah.

Tegakah dirimu, si yatim tumbuh tanpa ayah...

Tegakah dirimu, ia bermain tanpa pengawasan ayah...

Hati ini pilu, melihat kenyataan itu.

dengannya anak dapat perhatian. Mengapa taaddud dibenci...

Tidakkah kau tahu, saat ayahnya pergi hatinya tersakiti..

Tidakkah kau tahu, saat ayahnya pergi perhatian terkurangi...

Tidakkah kau tahu, saat ayahnya pergi, kasihsayang terburai...

Tidakkah kau tahu, saat ayah pergi pelukannya hanya impian tiada arti...

Datanglah taaddud, untuk melindungi..

Mengapa taaddud dibenci...

Tidakkah kau mengerti, jumlah wanita makin meningkat...

Tidakkah kau mengerti, banyak wanita cari jalan singkat...

Tidakkah kau mengerti, pergaulan bebas semakin menggeliat...

Tidakkah kau mengerti, banyak lelaki bermain jahat...

Tidakkah kau mengerti, nikah adalah jalan selamat...

Saatnya taaddud memberikan arti, lelaki sholeh menjadi solusi...

Mengapa taaddud dibenci...

Wahai para istri, memang berat..

Memang berat, tapi itu syariat.

Memang berat, tapi itu manfaat.

Memang berat, tapi sedikit mudhorot.

Wahai para istri, kalian bukan orang pertama yang merasakan.

Wahai para istri, istri Nabi lebih cemburu dari kalian...

Wahai para istri, istri Nabi adalah teladan...

Wahai para istri, para istri Nabi telah merelakan...

Wahai para istri, dengan ilmu, maslahat mereka utamakan...

Taaddud tidak untuk diperalat, Mengapa taaddud dibenci...

Wahai lelaki, saatnya kau mengerti..

Tanpa tanggung jawab, taaddud tiada arti...

Tanpa niat baik, taaddud hanya menyakiti

Tanpa aturan nabi, taaddud menjadi basi.

Tanpa sikap adil, taaddud adalah cemeti...

Tanpa kelembutan, taaddud menjadi ngeri..

Tanpa kesabaran, taaddud tak lagi heppy...

Tanpa taqwa, taaddud tanggung jawab di sisi ilahi...

Sadarkah kau, wahai lelaki...

Jangan jadi sebab taaddud dibenci...

Taaddud bukan untuk lelaki, Mengapa taaddud dibenci...

Wahai kaumku, jangan dikira taaddud ringan...

Asyik dan menyenangkan...
Mengapa taaddud dibenci, padahal Allah yang mensyariatkan
image from www.startimes.com
Bagi lelaki, menguntungkan Tapi Itu adalah beban Tanggungjawab di hadapan Rahman...

Justru perempuan yang diuntungkan Tak percaya, silahkan buktikan...

Dengan syarat lelaki sholeh yang melakukan...

Aku hanya bisa berdoa kepada Ar Rahman...

Untukku, anak cucu dan teman teman Menjadi mereka yang diidamkan Lelaki sholeh para teladan...

Ampunilah kami wahai Ar Rahman Atas segala kekhilafan...

Lapangankan dada kami dan keluarga kami untuk syariat yang Kau turunkan...

Tanpa peduli segala cemoohan
Amin...

sumber: gropu dakwah whatsapp
_____________________________
dapatkan pesan dakwah harian di inbox whatsapp anda

Cara daftar
Ketik nama#usia#asal daerah kemudian kirim ke no whatsapp kami ini 0852 6177 8185

Simpan no whatsapp kami dgn nama "1hari 1ilmu"

Jadilah anda petunjuk jalan dan dapatkan setiap kebaikan dari orang yg anda ajak
yuk, subcribe juga channel youtube jalan hidayah

Portal share artikel ustadz dan ulama sunnah
bantu kami share info ini

cari artikel ?. ketik dibawah ini