anda muslim? 3 sikap ini haruslah direalisasikan dalam kehidupan

Yahya bin Mu'adz Ar-Razi -rahimahullah- mengatakan:

ليكن حظ المؤمن منك ثلاثة : إن لم تنفعه فلا تضره ، وإن لم تفرحه فلا تغمه ، وإن لم تمدحه فلا تذمه .
anda muslim? 3 sikap ini haruslah direalisasikan dalam kehidupan

Catatan:

Benar-benar pilihan hidup yang mulia, andai ia terealisasi dalam kehidupan dan tak hanya sebatas nukilan atau pemanis dalam majelis kita.

Namun seringkali kita diperhadapkan dengan realita yang sebaliknya, terutama di pentas dakwah.

Dimana saat sebagian berkarya, sebagian lainnya sibuk menghujat.

Baru saja batu pondasi diletakkan, namun ratusan tangan telah siap meruntuhkan.

Benar-benar realita yang menyedihkan.

Terlalu banyak pengkritik namun sedikit yang berkarya.

Di jalan ini, ada saat dimana kita lebih butuh kebesaran jiwa ketimbang keluasan ilmu. Apalagi bila kita tengah berada dipuncak ketenaran dan ketinggian martabat. Cobalah merendah sejenak.


Hargailah dan akui kerja keras orang lain tanpa merasa jemawa.

Bersyukurlah saat Allah mengutus orang lain untuk dakwah ini.

Bersyukurlah bila ternyata ia lebih diterima oleh khalayak ramai ketimbang kita.

Doakan agar Allah selalu memberinya taufik agar kuat dalam mengemban amanah dakwah.

Bukankah yang kita ingin adalah tersampainya kebenaran..?

Bila ia, maka tak perlu kwatir bila suatu nanti kita harus berdiri ditepian dakwah menyaksikan kesuksesan junior atau murid-murid kita.

Syaikh Ibrahim pernah berpesan, "Bila para da'i mulai ramai, maka bergembiralah, bersyukurlah pada Allah. Karena dengan banyaknya da'i, pekerjaanmu akan menjadi lebih ringan, dan engkau semakin punya banyak waktu untuk beribadah."

Ada satu pelajaran tentang kebesaran jiwa yang kami saksikan selama bermulazamah di majelis Syaikh Anis Thahir -hafidzahullah-.

Pada saat Syaikh Ibrahim membuka majelis Syarh kitab Tauhid di masjid nabawi, banyak penuntut ilmu yang berbondong-bondong menghadiri majelis beliau, tak terkecuali para penuntut ilmu yang biasa hadir di majelis Syaikh Anis Thahir.

Majelis kitab tauhid tersebut dijadwalkan 3 hari dalam sepekan. Dimana salah satu harinya bertepatan dengan majelis musthalah yang diampuh Syaikh Anis Thahir. Ringkasnya sebagian murid meminta kepada Syaikh Anis Thahir agar memindahkan pelajaran mustholah pada hari-hari yang lain.

Keesokan harinya, sebelum memulai pelajaran Syaikh mengumumkan bahwa, "Karena sebagian penuntut ilmu akan mengikuti kajian kitab tauhid yang diampuh Syaikh Ibrahim, maka insyaallah pelajaran musthalah kita pindahkan pada hari selasa, ini demi menghormati guru mereka (Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaily)".

Semua berjalan bak air yang mengalir, tanpa riak dan riuh..

Ah.. Saya kira kita sudah terlalu banyak membaca cerita tentang kebesaran jiwa.

Maaf bila coretan kali ini terlalu panjang..

Madinah 21-03-1437 H
ACT El-Gharantaly

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini