wajib tahu, inilah 5 fakta pariaman kota wisata kota kelahiranku

1. PERNAH MEMPUNYAI NAMA 'KABUPATEN SAMUDRA'
Tahukan Anda? Dulunya Kota Pariaman sebelum ada Provinsi Sumatera Barat yang kita kenal saat ini, ada Provinsi yang bernam Sumatera Tengah. Sumatera Tengah ini ada 11 Kabupaten, salah satunya itu adalah Kabupaten Samudera dengan Ibukota Pariaman. Wilayah Kabupaten Samudera ini sangat luas, yang meliputi Nagari-Nagari Tiku, Sasak dan Katiagan, bahkan sampai Air Bangis. Bahkan Kampung-Kampung Ulak Karang, Gunung Pangilun, Marapalam, Teluk Bayur, Seberang Padang dan Air Manis masih termasuk wilayah Kabupaten Samudera ini. Jadi, tidak heran ungkapan “Pariaman Laweh (Pariaman Luas)” yang sering disebut orang-orang.
wajib tahu, inilah 5 fakta pariaman kota wisata kota kelahiranku
2. LAHIRNYA DUA BUAH KABUPATEN/KOTA BARU
Kota Pariaman yang dulu menjadi Ibu Kota Padang Pariaman kini telah berdiri sendiri, maka Ibu Kota Kabupaten dipindahkan ke Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung. Keputusan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPRD No 05/KEP.D/DPRD.2008 dan SK Bupati Padang Pariaman Nomor 02/KEP/BPP/2008 tertanggal 2 Juli 2008. Jadi Pariaman sekarang ada dua, yaitu Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

3. SEJARAH NAMA PARIAMAN
Sejarah nama Pariaman banyak yang berbeda pendapat. Tapi yang paling mendekati adalah kata “Barri Aman”. Kata “Barri” berasal dari bahasa Arab yang artinya adalan daratan atau tanah. “Barri Aman” berarti adalah tanah yang aman atau daratan yang aman.” Mungkin itulah artinya.

4. TABUIK BUKANLAH BUDAYA ASLI PARIAMAN
Jika mendengar kata Pariaman mungkin yang ada dipikiran kita adalah Tabuik.
Tahukah Anda bahwa sebenarnya Festival Budaya Tabuik bukanlah kebudayaan asli Pariaman. Konon katanya budaya Tabuik dibawa oleh orang-orang India penganut Syi’ah. Pada tahun 1910 muncul kesepakatan antar nagari untuk menyesuaikan perayaan Tabuik dengan adat istiadat Minangkabau, sehingga berkembang menjadi seperti yang ada saat ini. Dan sejak 1982 Tabuik dijadikan sebagai salah satu daya tarik wisata ke Pariaman dan menjadi event tahunan.


5. FESTIVAL TABUIK SEMPAT DITIADAKAN
Pada tahun 1965-1980 Festival budaya Tabuik sempat ditiadakan. Ditiadakannya Tabuik pada waktu itu, karena dekat dengan trauma pembataian massal tahun 1965, dan juga terjadi kerusuhan massa ketika prosesi mahatam dan mengarak jari-jari, maka upacara ini dihentikan. Sampai pada tahun 1980, Festival Tabuik tidak pernah lagi dilaksanakan. Namun, kemudian tahun 1981, Festival Tabuik kembali dihidupkan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sampai saat ini.

Nah, apakah Anda sudah tau Fakta dari Kota Pariaman? Semoga Artikel yang di sampaikan di PariamanPEDIA ini bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda, khususnya Kota Pariaman Nan Rancak Iko.

Jika ini bermanfaat, silahkan share ke social media kalian supaya teman-teman yang lainnya mengetahuinya juga.

sumber: pariamanpedia

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini