astaqfirullah, 118 terduga teroris ditembak mati tanpa pemeriksaan ungkap KOMNAS HAM

drs maneger nasution ma komisioner komnas ham ri
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Maneger Nasution bereaksi keras atas tindakan Detasemen Khusus 88 Mabes Polri (Densus 88) terhadap Siyono, warga Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Maneger menyebut Densus 88 terlalu lebay.

Maneger mengungkapkan, Komnas HAM sudah menerima 118 laporan terduga teroris yang ditembak mati tanpa proses pemeriksaan. “Bisa dibilang lebay BNPT dan Densus 88 dalam melakukan tindak pemberantasan terorisme,” kata Maneger, Sabtu (12/03/2016).

Komnas HAM, kata Maneger, tetap mendukung tindak pemberantasan teroris dengan alasan terorisme telah melakukan pembunuhan dan menyebar ketakutan telah melanggar Hak Asasi Manusia Universal. Namun demikian, tindakan pemberantasan terorisme juga harus tetap melalui proses hukum yang sah.

Ia menegaskan, Komnas HAM akan memberikan rekomendasi kepada DPR untuk mempertimbangkan kembali kenaikan anggaran BNPT/Densus 88. Menurut dia, dengan pendanaan Rp1.7 triliun, kinerja lembaga itu mengecewakan.


“Komnas tetap mengutuk tindakan terorisme, tindakan kekerasan, menyebar dan menyiarkan ketakutan melanggar prinsip Hak Asasi Manusia Universal,” katanya.

Maneger mengimbau kepada semua komponen bangsa harus melakukan evaluasi terhadap kinerja BNPT. Karena peristiwa di Klaten sudah kesekian kalinya terjadi. “Harus sesuai prinsip dan kemudian ada evaluasi kinerja,” tukasnya.

Sebelumnya, Siyono ditangkap Densus 88 8 Maret 2016, di rumahnya di Brengkungan yang juga dipakai untuk TK (Raudhatul Athfal) Amanah Ummah. Penggerebekan tersebut membuat puluhan anak-anak TK yang ada di sana menangis karena ketakutan. Bahkan dikabarkan Siyono akhirnya meninggal dunia saat menjalani pemeriksaan oleh Densus 88. Siyono ditangkap di Masjid saat sedang melakukan zikir. (sp/si/sangpencerah)

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini