Bolehkah Terapi Hipnotis Berhenti Merokok?

Assalamu’alaikum, Langsung aja, ana mau tanya: boleh ga ikut terapi hipnotis untuk menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok, dll. Jazakallah Khairan Katsiran.

Jawaban Ustadz:
Hal ini diharamkan, karena hal itu dilakukan dengan kekuatan batin melalui bantuan setan.Wallahu a’lam.
Bolehkah Terapi Hipnotis Berhenti Merokok?
Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam telah melarang kita berobat dengan cara yang haram, apalagi dengan terapi yang berbau kesyirikan, melalui bantuan setan, dsb.

Untuk menghilangkan kebiasan buruk seperti merokok, dll. bisa dilakukan dengan cara berikut:

Kebiasaan buruk itu biasanya ditimbulkan oleh dua hal; adakalanya oleh syahwat (hawa nafsu) dan ada kalanya oleh syubuhat (paham sesat).

Setelah kita tau sebab-sebabnya maka dari situ kita bisa mencari terapinya:

Pertama,
dengan ilmu agama, karena kita jauh dari ilmu agama, menyebabkan kita sering mendahulukan hawa nafsu di atas apa yang dicintai Allah, kita tidak yakin bahwa segala kebahagian adalah dengan mengindahkan perintah Allah. Oleh sebab itu para sahabatrodhiallahu ’anhum yang sudah begitu candu denga khamar, tatkala turun perintah diharamkannya khamar, dengan spontan mereka meninggalkannya dan menghancurkan segala kendi-kendi yang berisi khamar, bahkan yang sudah dalam mulut sekalipun tidak jadi mereka telan tapi mereka muntahkan, sehingga got-got di jalan kota madinah dipenuhi oleh khamar, mereka tidak mencoba untuk mencari solusi lain, seperti berpikir bagaimana kalau khamar itu diolah menjadi bahan lain sehingga tidak rugi.

Begitu pula salah seorang yang datang untuk masuk Islam tapi dengan syarat ia diizin untuk berzina, para shabat yang mendengar menjadi marah, namun Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dengan santai menjawab, “Apakah kamu juga ridho bila orang lain menzinai keluargamu yang perempuan?”, dengan sendirinya ia meninggalkan keinginannya.

Kenapa mereka para sahabat begitu enteng dan ringan meninggalkan maksiat yang kalau di mata kita amat berat sekali? jawabnya karena ilmu mereka tentang Allah, tentang surga, dan tentang neraka. Mereka tahu bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya yang ta’at, mereka merindukan surga yang yang nikmatnya tidak bisa dibayangkan, mereka takut akan neraka yang azabnya juga tidak bisa dibayangkan.

Kedua,
Banyak berdo’a supaya Allah menolong kita dalam melakukan keta’atan dan meninggalkan segala kemaksiatan.

Ketiga,
Berteman dengan orang yang berilmu dan beramal sholeh. Karena teman sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang, oleh sebab itu Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam berpesan supaya melihat siapa yang harus menjadi teman.

Penanya: Bima, Dijawab Oleh: Ustadz Ali Musri. Sumber: muslim.or.id

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini