Hukum Meminta Kepada Allah Dengan Kedudukan Si Fulan

Hukum Meminta Kepada Allah Dengan Kedudukan Si Fulan
Apakah hukumnya seseorang yang di dalam do'anya mengatakan: "Ya Allah aku meminta kepada-Mu dengan kedudukan si Fulan atau dengan hal si Fulan." Apakah ada perbedaan antara ucapan itu dengan seseorang yang berkata kepada penghuni kubur: "Wahai Fulan tolonglah aku !"

jawaban
Tidak boleh meminta kepada Allah dengan kedudukan atau hak si Fulan sekalipun dengan kedudukan para nabi dan para rasul atau hak para wali dan orang-orang shalih karena seseorang tidak mempunyai hak Allah. Sehingga tidak boleh meminta kecuali dengan menyebut nama-nama Allah dan sifat-Nya, sebagaimana firman-Nya:

"Dan Allah mempunyai nama-nama yang baik (Asmaul Husna) maka berdoalah kalian kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya." (Q.S. Al A'raf 180).

Adapun bila berkata kepada penghuni kubur: "Wahai Fulan tolonglah aku!" maka ini adalah syirik yang nyata karena hal ini termasuk berdo'a kepada selain Allah. Maka meminta kepada Allah melalui kedudukan seseorang merupakan perantara yang bisa menghantarkan kepada syirik, dan berdoa kepada makhluk merupakan syirik dalam hal ibadah, Wallau A'lam.

Islam Tanya & Jawab, Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid, repost from islamqa.info

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini