Presiden Erdogan menuntut Assad diadili di Den Haag

presiden turki erdogan pidato
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Bashar al Assad harus diadili di Mahkamah Internasional di Den Haag atas kejahatan yang telah dilakukan terhadap rakyat Suriah selama lebih dari lima tahun.

Dalam pidato yang disiarkan langsung pada hari Rabu, Erdogan mengecam sikap pemerintah Barat terhadap Suriah di mana ia mengatakan, sekitar 500.000 orang telah tewas oleh senjata konvensional dan kimia.

“Mereka yang menghancurkan Irak sampai rata dengan tanah, yang juga memiliki senjata kimia telah mengabaikan kejahatan yang melibatkan senjata yang sama di Suriah,” Erdogan menambahkan, mengkritik Dewan Keamanan PBB dan aktor internasional.

Erdogan mengatakan bahwa Suriah, sebuah negara dengan peradaban besar dan sejarah yang kaya, telah menjadi puing-puing, tetapi orang-orang yang terkait dengan rezim masih berkeliaran bebas.

“500.000 orang tewas dalam konflik Suriah dengan senjata konvensional, Assad harus diserahkan kepada Mahkamah Internasional di Den Haag,” kata Erdogan.

Menekankan bahwa meskipun lebih banyak orang di Suriah tewas oleh senjata konvensional daripada serangan kimia, Erdogan mempertanyakan apakah menggunakan senjata konvensional melegitimasi pembunuhan di Suriah dan mengatakan Barat “hanya mempertimbangkan serangan kimia” sebagai sesuatu yang dianggap penting, sementara mengabaikan pembunuhan dengan senjata lainnya.

Erdogan mempertanyakan apa bedanya jika senjata konvensional atau kimia ketika hasilnya adalah kematian. [Anadolu Agency/middleeastupdate]
Powered by Blogger.