Innalillahi, Lagi-lagi Aktivis Islam Masuk Sehat Pulang Jadi Mayat

KARAWANG – Beberapa waktu lalu, aktivis Islam, Akbar Muriawan yang tengah menjalani vonis zalim di penjara, meninggal dunia. Kini, seorang aktivis Islam juga dikabarkan wafat dalam kondisi yang sama.‎

Telah wafat Al Akh Muhammad Saiful Sya’bani aka Sayyef Izzuddin. Semoga Alloh menerima amal ibadahnya dan semoga di masukan kedalam jajaran para syuhada.‎

Untuk diketahui,‎ Sayyef Izzuddin sebelumnya mendapatkan ujian penjara. Pembelaannya terhadap muslim Rohingya, mengakibatkan ia harus mendekam di balik terali besi karena tuduhan terlibat perencanaan aksi jihad terhadap Kedubes Myanmar.‎ Tak hanya itu kezaliman yang menimpanya, harta paling berharga yang selama ini menjadi sandaran mencari nafkah keluarga Izzudin, berupa sepeda motor pun raib entah kemana saat penangkapan.

Sayyef-Izzuddin  di dalam rumah sakit

Sayyef Izzuddin divonis tiga tahun penjara. Ia pun menjalaninya berpindah-pindah dari satu Lapas ke Lapas lainnya, terakhir menghuni sijn/Lapas Karawang.

DI Lapas Karawang, Izzuddin mengeluhkan jika dirinya sakit di dalam sel penjara. Setelah rujuk ke RSUD Karawang ia didiagnosa terserang penyakit tipes.‎

Sebelum Ramadhan, Izzuddin sudah mengalami gejala seperti pusing, demam, panas dan badan lemas. Ia sempat dua kali di rawat di klinik Lapas dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Kemudian memasuki bulan Ramadhan kondisi tubuh Izzuddin kembali mengalami lemas-lemas, tapi tetap masih menjalani ibadah Shaum Ramadhan. Karena kondisi badan yang menurun ia hanya bisa tiduran dan sholat di kamar saja tanpa ada aktivitas lainnya.

jenazah Sayyef-Izzuddin

Izzuddin sempat dibawa ke klink Lapas,karena kondisi yang belum memungkinkan pihak KPLP tidak mau ambil resiko dan merujuknya ke RSUD Karawang guna menjalani perawatan intensif.Qadarullah, ajal menjemputnya, ia menghembuskan nafas terakhir pada pada Kamis sore (23/6/2016) bertepatan dengan 18 Ramadhan 1437 H, pukul 17:22 WIB di RSUD Karawang, Jawa Barat.‎

Hingga berita ini diturunkan, relawan Infaq Dakwah Center (IDC) menggunakan mobil Ambulance tengah mengantarkan jenazah Sayyef Izzuddin untuk dimakamkan di tanah kelahirannya, Kebumen, Jawa Tengah.

BANTU YATIM SYUHADA


Sayyef Izzuddin meninggalkan seorang istri dan dua balita kembar yang kini menjadi yatim. Keluarga dan dua anak yatim almarhum Sayyef Izzuddin membutuhkan uluran tangan para muhsinin.

Masa depan dan pendidikan anak-anak yatim yang orang tuanya gugur fisabilillah adalah tanggungjawab kaum muslimin.

Dengan menyantuni anak-anak yatim syuhada, para dermawan akan meraih fadilah (keutamaan) yang sangat besar, yaitu berpahala jihad karena mengurusi keluarga mujahidin, sekaligus mendapat jaminan masuk surga bersama Rasulullah Shallallahu alahi wasallam sedekat dua.

“Barangsiapa yang mempersiapkan perbekalan orang yang berjihad fisabilillah maka sungguh ia telah berjihad dan barangsiapa yang menanggung keluarga orang yang berjihad fisabilillah dengan baik (cukup), maka sungguh ia telah berjihad” (HR Bukhari).

anak istri Sayyef-Izzuddin

Rasulullah SAW bersabda: “Aku dan pemelihara anak yatim kelak di surga kedudukannya seperti dua jari ini” (HR Bukhari). Rasulullah Shallallahu alahi wasallam bersabda demikian sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya dengan merapatkan keduanya.

Adalah sangat berdosa bagi kaum muslimin yang mampu, apabila berdiam diri atas kesulitan anak-anak Yatim. Sebesar apapun simpati dan donasi kepada anak yatim, akan dapat memberikan semangat hidup bagi mereka, bahwa kita saudara-saudaranya masih mempunyai kepedulian terhadap mereka.

Penyaluran dana kepada keluarga syuhada disampaikan sesuai kebutuhan dalam bentuk:
Bantuan mukafaah (living cost) setiap bulan.
Bantuan pendidikan (beasiswa) sampai tamat.
Bantuan pelatihan/kursus keterampilan sesuai minat dan bakat.
Bantuan kesehatan dan keperluan darurat.
Bantuan permodalan usaha bagi yang memiliki keterampilan (skill).

===========================

Infaq program Cinta Yatim Syuhada bisa disalurkan melalui rekening spesial:
Bank Muamalat No.rek: 34.7000.3006 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.

reshare from panjimas

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini