Kritik Surat Kabar “Haaretz” Ini Membuat Geram Menteri Israel.

Al Quds – Surat kabar berhaluan kiri di Israel “Haaretz” menurunkan laporan dengan judul “Apakah Israel Negara (Pendukung) Kejahatan.” Laporan ini mengkritik respon masyarakat Israel yang mendapat dukungan media, kejaksaan dan para politisi Israel terhadap proses hukum tentara Israel Aliyor Azaria yang telah membunuh warga Palestina bernama Abdul Rahman di kota El-Khalil.

prajurit israel

Dalam lapaoran tersebut, Haaretz mempertanyakan antusias warga Israel yang terkesan mendukung aksi kriminalitas yang dilakukan oleh prajurit tersebut. Ditambah lagi sokongan dari para pejabat dan politisi Israel terhadap aksi kejahatan seperti itu.

Haaretz mengkritik sikap para pejabat Israel yang tak seorang pun menunjukkan rasa simpati terhadap korban penganiayaan itu.

Menanggapi laporan yang beredar luas itu, Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Gilad Erdan sangat geram dan melampiaskan kemarahannya melalui situs jejaring sosial, twitter.

Dalam kicauannya, ia mempertanyakan identitas surat kabar Haaretz yang sesungguhnya. “Apakah Haaretz Surat Kabar Yahudi?,” tulis Erdan.

Pertanyaan singkat sang menteri mendapat respon luas dari publik Israel yang belum mengetahui persis alasan sang menteri menyerang surat kabar terkenal itu.

Karena mendapat tekanan publik, akhirnya Erdan menjawab melalui kicauan selanjutnya yang menjelaskan bahwa dirinya marah akan laporan yang diturunkan oleh surat kabar Haaretz baru-baru ini.

dibawah ini, posting terbaru kami di twitter "yuk baca and share"

dapatkan pesan dakwah harian di inbox whatsapp anda


Cara daftar
Ketik nama#usia#asal daerah kemudian kirim ke no whatsapp kami ini 0821 6826 4963

Simpan no whatsapp kami dgn nama "1hari 1ilmu"

Jadilah anda petunjuk jalan dan dapatkan setiap kebaikan dari orang yg anda ajak
Kunjungi dan baca artikel lainnya di
kumpulankonsultasi.com
https://telegram.me/mengenalislamyuk

Portal share artikel asatizah, informasi dan berita islam
bantu kami share info ini

cari artikel ?. ketik dibawah ini