menolak label halal malah masuk islam, ini alasan provokator tersebut

Pejabat yang tekenal paling membenci Islam itu di Australia tiba-tiba secara resmi menyatakan telah masuk Islam. Chanel SBS Australia mewartakan bahwa hal itu terjadi gara-gara Pauline memakan sosis berlabel halal.

Pauline Hanson adalah pimpinan partai One Nation. Bukan hanya terkenal membenci Islam tetapi bahkan berkampanye anti Islam. Weekend kemarin baru saja partainya menang lalu tiba-tiba dia menyatakan masuk Islam. Semua pejabat dan rakyat negeri kangguru itu terkejut luar biasa.
Pauline Hanson adalah pimpinan partai One Nation

Ceritanya, semenjak dahulu dia berkampanye anti makanan yang berlabel halal dan menuntut agar pemerintah mencabut izin proses sertifikat halal. Sebagaimana terlihat dalam foto kampanyenya di atas; “Tolak Masjid! Tolak syariat! Tolak Halal! tolak pendatang Muslim!”

Pekan lalu tanpa sengaja untuk pertama kali dalam hidupnya dia memakan sosis yang berlabel halal di kedai dekat kawasan kantornya.

Dia merasakan kelezatan yang luar biasa sehingga dia tanyakan merek produksinya. Tak disangka berlabel halal. Ia pulang ke rumah sementara akalnya tidak bisa menerima bahwa sosis terlezat yang pernah dia makan adalah yang halal. Kebingungan terjadi pada dirinya. Susah menerima realita disusul hati bertanya apakah itu teguran dari Tuhan ?

Segera ia mencari Al-Qur’an dan mulai membacanya hingga akhirnya dia menyatakan masuk Islam. (jurnalmuslim)

republikasi owner kumpulankonsultasi.com

dibawah ini, posting terbaru kami di twitter "yuk baca and share"

dapatkan pesan dakwah harian di inbox whatsapp anda


Cara daftar
Ketik nama#usia#asal daerah kemudian kirim ke no whatsapp kami ini 0821 6826 4963

Simpan no whatsapp kami dgn nama "1hari 1ilmu"

Jadilah anda petunjuk jalan dan dapatkan setiap kebaikan dari orang yg anda ajak
Kunjungi dan baca artikel lainnya di
kumpulankonsultasi.com
https://telegram.me/mengenalislamyuk

Portal share artikel asatizah, informasi dan berita islam
bantu kami share info ini

cari artikel ?. ketik dibawah ini