Renungan Kematian by Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid hafidzohulloh

Jika kita mau berfikir dalam kehidupan yang singkat ini maka akan kita dapati bahwa ternyata kematian itu mengintai kita kapan saja..

Baik dikala sakit maupun sehat..
Renungan Kematian
Sedih dan senang..

Ketika ekonomi sempit atau lapang...

Ketika iman tambah atau malah lagi turun..

Padahal terkadang bagi kita mudah banget tuk maksiat..

Mudahnya kita lupa akhirat..

Seakan hidup akan selamanya..

Banyak maksiat membuat hati tertutup. Jika sudah tertutup serta mati ia tidak akan dapat mendengar seruan ilahi. Bahkan pada saat sekarat ia mungkin tidak bisa mengikuti talqin kalimat syahadat padahal itulah kunci surganya.

Banyak kisah memilukan yang kita dengar tentang hal ini, pada saat orang yang sekarat diingatkan untuk mengucapkan kalimat syahadat, dia malah menyanyi atau mengingat kebiasaan masa lalunya yang jelek. Na’udzubillah min dzalik.

Sedangkan diantara tanda husnul khotimah ialah Akhir kata yang ia ucapkan adalah kalimat syahadat.” (HR. Abu Dawud: 3116, dihasankan oleh al-Albani dalam Irwa’ul Gholil: 617)

Renungan malam

Sumber : SalamDakwahCom

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini