aksi damai: Puluhan Ribu Massa berkumpul di monas Dukung Pemimpin Muslim

JAKARTA -- Puluhan ribu massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Umat dan Bangsa menggelar aksi unjuk rasa di Pintu Monas Barat Daya, Gambir, Jakarta, Ahad (4/8). Mereka mengajak warga Ibu Kota untuk tidak memilih gubernur nonmuslim pada Pilgub DKI 2017 mendatang.

Aliansi itu terdiri dari para anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam (FPI), Forum RT RW, Laskar Luar Batang, Amju, dan sejumlah organisasi lain. Aksi yang diikuti anak-anak, remaja, hingga dewasa itu digelar mulai pukul 09.00 WIB dan rampung sekitar pukul 12.00 WIB.
Puluhan Ribu Massa berkumpul di monas

Dalam aksinya, peserta membentangkan spanduk bernadakan penolakan terhadap pemimpin nonmuslim. Mereka juga membawa bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) serta ormas lainnya. "Kita tegas menolak pemimpin kafir. Hal ini sudah termuat dalam Alquran," kata Jubir HTI, Muhammad Ismail Yusanto.

Ismail mengatakan, kepemimpinan adalah perkara yang sangat penting. Dalam pandangan Islam, kata dia, kemaslahatan bersama atau rahmatan lil alamin seperti keadilan, kesejahteraan, keamanan dan ketenteraman serta kesucian dan sebagainya, hanya akan benar-benar terwujud bila pemimpin mengatur masyarakat dengan syariat Islam dan menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar.

"Tanpa syariah Islam yang diterapkan secara kaffah, yang terjadi bukan kemaslahatan atau kerahmatan, tetapi mafsadat atau kerusakan seperti yang terlihat saat ini," ucap dia.

Maka, syarat utama pemimpin haruslah seorang Muslim. "Bila bukan Muslim, bagaimana mungkin ia bisa diharap menerapkan syariah dan menegakkan amar makruf, sedangkan ia tidak beriman pada syariah dan tidak memahami kewajiban amar makruf nahi mungkar?"

"Oleh karena itu, dalam pandangan Islam, sebagaimana disebut dalam Alquran surah An Nisa ayat 41, haram mengangkat nonmuslim atau orang kafir menjadi pemimpin bagi kaum Muslimin."

Menurut dia, tentang haramnya mengangkat orang kafir menjadi pemimpin telah menjadi ijmak (kesepakatan) para ulama. Kami, kata dia, juga menyerukan kepada seluruh umat Islam, di wilayah DKI Jakarta khususnya, untuk bersatu, bahu membahu, berjuang menolak (calon) kepemimpinan kafir di wilayah ini, yang dalam sejarahnya sesungguhnya senantiasa lekat dengan perjuangan Islam.

"Serta tetap teguh, sabar dan istiqamah dalam perjuangan demi terwujudnya kehidupan Islami melalu tegaknya syariah dan khilafah. Tidak gentar terhadap setiap tantangan, hambatan dan ancaman hingga cita-cita mulia itu benar-benar terwujud," ucap Ismail. (republika)

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini