pak budi yani: UNTUK UI, SANTAI DIKITLAH

Buat UI, jangan terlalu reaktif. Ini bukan pelanggaran besar. Saya juga jadi dosen, anak2 mahasiswa kita perlu pembinaan dan bimbingan. Jangan sedikit2 main panggil, ancam dan intimidasi. Penolakan mahasiswa ini kepada Ahok ada beberapa alasannya, di antaranya adalah karena iman dia sebagai seorang muslim. Dia cuma pakai jaket almamater dan latar belakang kampus UI Depok untuk menunjukkan bahwa dia orang terdidik dan tahu apa yang dikatakannya. Mestinya UI bangga dong punya mahasiswa melek politik, terlepas dari apakah dia benar atau salah. Kalau ada yang dilanggar tinggal diberikan pembinaan. Dosen saja perlu pembinaan, apalagi mahasiswa.

Karena UI kiblatnya Amerika, baiklah saya akan cerita pengalaman saya sedikit di sana:

Di Ohio dulu sekitar tahun 2001, waktu saya masih jadi mahasiswa, ada orang luar (masyarakat umum luar kampus maksudnya) datang ke kampus Ohio berceramah di dalam kampus mengecam seks bebas dengan alasan moral dan iman Kristiani. Dalam beberapa jam, segerombolan mahasiswi cantik2 yang tersinggung dengan ceramah tersebut datang dan bikin ceramah tandingan. Pidato dilawan dengan pidato tandingan. Yang saya ingat, seorang mahasiswi bilang, "I did it two times this morning." Ini bikin saya ngikik sampai sekarang kalau ingat kejadian ini. :D :D Kampus santai saja tidak overacting menangani hal2 begini.

Tahun 2002 di Washington DC waktu saya sebentar jadi wartawan VOA, saya sempat meliput aktivis kulit hitam Cornell West yang mengajar di Harvard melakukan demonstrasi civil disobedience di depan sebuah gedung. Dia melakukan protes oleh karena ideologi dan garis politk yang dipercayainya. Ini pemerintah lho yang dilawan, dan dia mengajak semua rakyat Amerika melakukan pembangkangan sipil. Dia ditangkap lalu ditahan. Esoknya koran2 terbit dan semua koran menyebut penangkapan ini lalu dikaitkan dengan afiliasi akademiknya yaitu Harvard. Harvard oke2 saja, tidak merasa dipermalukan oleh Cornell West. Bahkan mungkin Harvard bangga karena punya staf dosen yang aktivis.

Jadi UI sebaiknya proporsional saja. Anak2 mahasiswa kita perlu dibina dengan baik. Anak muda yang membanggakan adalah yang berani bersuara dan punya pendirian politik. Soal benar salah itu nomor dua. Kalau mahasiswa harus benar, ya mereka sudah jadi dosen dong seperti kita. Justru karena mereka perlu belajar dari kita2 yang tua makanya mereka datang ke kampus. Santai saja. Ini bagus menurut saya untuk membangkitkan aktivisme mahasiswa yang lagi melempem.


source: budi yani

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini