arab saudi bertekad melawan dan mengekspos kegiatan terorisme syiah lebanon

RIYADH: Kabinet KSA pada hari Senin kembali menyatakan kesungguhan untuk melawan kegiatan terorisme dari kelompok Syiah Lebanon, Hizbullat dan melanjutkan kerjasama dengan mitra di seluruh dunia untuk mengekspos kegiatan teroris dan tindak pidananya.

Hal ini ditegaskan kembali dalam pertemuan mingguan pemerintah yang diketuai oleh Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman hari Senin di Yamamah Palace.
arab saudi bertekad melawan dan mengekspos kegiatan terorisme syiah lebanon

Raja Salman memberikan penjelasan kepada menteri tentang isu-isu yang berbeda dan menyampaikan belasungkawa kepada Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani dan Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, Emir Qatar, dan kepada pemerintah dan rakyat Qatar atas meninggalnya Sheikh Khalifa bin Hamad Al-Thani.

Raja Salman juga menyoroti hasil pertemuan dan pembicaraan dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Presiden Afghanistan Abdullah Abdullah, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Perdana Menteri Swedia Stefan Leuven dan Presiden Majelis Nasional Chad, Haroun Kabadi, di mana Raja Salman memberikan ulasan tentang prospek kerjasama dengan negara-negara tersebut dalam berbagai bidang.

Kabinet KSA menekankan seruan KSA kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk mengadakan sidang khusus membahas situasi di kota Aleppo Suriah, mengingat eskalasi situasi berbahaya oleh rezim Bashar Assad dan sekutunya serta pelanggaran terang-terangan atas hukum kemanusiaan internasional.

Kabinet KSA juga menekankan komentar Program Pangan Dunia PBB mengenai kontribusi Saudi dalam mendukung pengungsi Suriah di Yordania.

Kabinet memuji dukungan dari Penjaga Dua Masjid Suci atas Kompetisi Internasional King Abdulaziz untuk menghafal, membaca dan tafsir Alquran, yang saat ini sedang diadakan dengan partisipasi dari 114 peserta dari 76 negara.

sumber repost: middleeastupdate.net
Powered by Blogger.