fakta menyedihkan "Kota di Suriah kehabisan ruang untuk makam"

Kota Douma yang dikuasai oleh oposisi terpaksa menggunakan multi-layered plot untuk mengubur warga yang terbunuh dalam serangan udara rezim dan Rusia, kerena konflik brutal selama lima tahun tidak memungkinkan dibukanya area pemakaman baru.

Douma, di baratdaya provinsi Rif Dimashq Suriah, telah kehabisan ruang untuk makam. Sekarang dewan lokal setempat menguburkan jenazah warga dengan multi-layered plot.
fakta menyedihkan "Kota di Suriah kehabisan ruang untuk makam"

“Dulu kami memakamkan orang meninggal di luar kota karena korban tewas terus meningkat. Karena korban tewas meningkat lebih banyak, kami mulai memakamkan jenazah di kuburan berlapis,”. Adnan Mudvir, penanggungjawab untuk pemakaman kota, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Pekerja kuburan menggali area seluas 40 meter bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam pemboman oleh pesawat-pesawat tempur Rusia dan rezim Suriah.

Seorang pekerja kuburan, Halid Ballah, mengatakan mereka bekerja pada pemakaman tiga lantai. Setiap lapisan akan menampung seribu jenazah.

“Kami harus membangun kuburan berlapis karena setiap hari puluhan orang dibunuh,” katanya kepada Anadolu Agency.

Pada tanggal 16 Agustus 2015, total 115 warga Douma terbunuh dalam satu hari dan 300 lainnya terluka dalam serangan rezim Suriah.

Sejak 2011, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta pengungsi di seluruh negara yang dilanda perang, menurut angka PBB.

Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, menyebutkan korban tewas dari konflik enam tahun di Suriah lebih dari 470.000 orang.

sumber repost: middleeastupdate.net
Powered by Blogger.