pengurus PII: ucapan Ahok tentang Surat Al Maidah sangat menyinggung dan menyakiti umat Islam

JAKARTA –Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) menilai ucapan Ahok saat Kepulauan Seribu tentang Surat Al Maidah menyinggung dan menyakiti umat Islam. Sangat disayangkan Ahok tetap arogan karena enggan untuk minta maaf atas pernyataannya yang memicu isu SARA di tengah masyarakat.

“Bahwa pernyataan tersebut telah menyinggung dan menyakiti perasaan umat Islam baik yang berada di Jakarta maupun di luar Jakarta. Pernyataan Ahok tersebut sangat tidak patut dan sangat tidak pantas,” papar Nasrullah Larada, Ketua Umum PII melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Minggu (9/10/2016) di Jakarta.
pengurus PII: ucapan Ahok tentang Surat Al Maidah sangat menyinggung dan menyakiti umat Islam

Melalui pernyataan sikap yang ditandatangani Nasrullah itu, KB PBPII meminta aparat penegak hukum untuk mencermati dan mengambil tindakan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas kejadian tersebut. Selain itu juga mendukung upaya hukum elemen dan ormas Islam terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Berikut ini, pernyataan KB PBPII selengkapnya.

PERNYATAAN SIKAP PB KBPII PENGURUS BESAR KELUARGA BESAR PII

Mencermati pro-kontra terkait pernyataan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dalam kunjungannya ke Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, Pengurus Besar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (Pengurus Besar KBPII) –setelah menyimak rekaman video yang menjadi pangkal kontroversi, baik versi utuh (durasi 1 jam 48 menit) maupun editan (durasi 31 detik), perlu menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1.Bahwa pernyataan Basuki Tjahaja Purnama dalam kegiatan tersebut adalah sangat TIDAK PANTAS dan TIDAK PATUT dikemukakan baik sebagai pribadi, gubernur dan sekaligus peserta Pilkada DKI 2017.

2.Bahwa pernyataan tersebut telah menyinggung dan menyakiti perasaan umat Islam baik yang berada di Jakarta maupun di luar Jakarta

3.Pernyataan tersebut juga telah mengganggu kerukunan antar umat beragama, karena meski terjadi perbedaan tafsir dan pemahaman di kalangan umat Islam terhadap ayat tersebut, tidak otomatis memberi ruang bagi pemeluk agama lain –apalagi pejabat publik, sehingga menimbulkan polemik berkepanjangan.

Atas dasar tersebut, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pengurus Besar KBPII menyatakan dan menegaskan sikap sebagai berikut :

1.Sangat menyayangkan keengganan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama untuk meminta maaf atas pernyataan yang telah menimbulkan polemik terkait isu SARA yang tidak mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini sekaligus memperpanjang daftar arogansi yang kerap ditunjukkan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dalam berbagai kesempatan.

2.Mendukung segala upaya hukum yang dilakukan oleh beberapa elemen dan ormas Islam terkait dugaan pelanggaran hukum terkait pernyataan tersebut.

3.Meminta aparat penegak hukum untuk mencermati dan mengambil tindakan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas kejadian tersebut.

4.Menyerukan kepada umat beragama khususnya umat Islam dan warga DKI Jakarta agar tetap sabar dan tidak terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang bisa menganggu stabilitas, yang merusak kebersamaan, persatuan dan kesatuan seluruh bangsa Indonesia

5.Siap mengambil langkah hukum untuk mendampingi dan membela kasus pelaporan atas pengunggah pernyataan Basuki Tjahja Purnama melalui Lembaga Bantuan Hukum Catur Bakti KBPII.
Demikian pernyataan sikap ini disampaikan, semoga Allah selalu menunjukkan kebenaran, rahmat dan hidayah kepada seluruh umat Islam dan bangsa Indonesia.
Jakarta, 8 Oktober 2016

Ketua Umum: Nasrullah Larada

Sekretaris Jendral: Fajar Nursahid

sumber: repelita

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini