tak disangka, anak polisi hafal alquran ini di undang naik haji oleh kedubes saudi sekeluarga

KLARI, RAKA - Orangtua mana yang tidak bangga memiliki anak berpredikat penghafal Al Quran, lalu bisa memberangkatkan keluarga pergi berhaji. Seperti yang dirasakan Azzahabi, polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu, ini bisa jadi satu diantara ratusan ribu orangtua di Karawang yang paling berbahagia. Anaknya yang bernama Fathi Adz Dzhabi, pernah menjuarai Hafiz Quran di salah satu televisi swasta.
tak disangka, anak polisi hafal alquran ini di undang naik haji oleh kedubes saudi sekeluarga

Kebahagiaan keluarga anggota Polsek Klari itu semakin lengkap, setelah anaknya bersama keluarga diundang khusus oleh Pemerintah Arab Saudi untuk berhaji.

“Saya sangat bangga kepada Fathi, karena dia mau menjadi penghafal Quran. Fathi merupakan anak pertama saya dengan istri saya bernama Siti Latifah,” katanya saat ditemui Radar Karawang di kantor Polsek Klari, Rabu (28/9) malam.

Menurut Azzahabi, kemampuan anaknya menghafal Quran bukan satu kebetulan. Tapi berawal dari proses panjang. Diceritakannya, sebelum menikah, dirinya sempat berangan-angan ingin memiliki anak penghafal Quran. Setelah menikah, impian itupun mulai diwujudkannya. Tepatnya saat Fathi berumur 5 tahun, sedikit demi sedikit ia dikenalkan dengan bacaan Quran. 

Lambat laun, tanpa terasa setelah empat tahun terus menerus diajari membaca Quran, lalu diminta untuk dihafal. Akhirnya 15 juz sudah berhasil diingat anak pertamanya itu. "Metodenya sederhana. Saat saya dinas piket, istri yang mengajarkan. Saat saya di rumah, saya yang mengajarnya dengan memberikan tugas hafalan ke Fathi. Setiap hari,” terangnya

Ia melanjutkan, leluhur Fathi juga seorang penghafal Quran. Ayahnya yang juga seorang polisi, dikenal sebagai penghafal Quran saat bertugas di Padang. “Memang ada titisan dari bapak saya. Dulu juga seorang penghafal Quran,“ katanya.

Tidak hanya Fathi, kata Azzahabi, anak keduanya yang kini berumur 6 tahun, Nazla Latif juga sudah diajarkan menghafal Quran. Hal itu juga dicontohkannya setiap hari. Jika ada waktu sengang, dirinya juga kerap menghafalnya. “Kalau ada waktu luang tidak padat tugas, saya suka membaca Al Quran walaupun tidak sepintar Fathi. Tapi keinginan menjadi penghafal juga saya munculkan di diri saya, walaupun kesibukan begitu padat,” imbuhnya.

Disinggung respon Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap prestasi Fathi, sambil tersenyum ramah polisi itu mengatakan belum ada perhatian dari pemerintah daerah. Padahal, menurutnya peran pemerintah sangat penting untuk mendukung anak muda yang mau menyiarkan Islam. "Yang datang ke rumah justru dari kedutaan Arab Saudi, yang memberangkatkan kami sekeluarga haji, ” tandasnya. (ian/radarkarawang)

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini