Apakah kita ingin agar amal kita diterima oleh Allah ta'ala?

Perhatikanlah firman Allah Subhanahu wata'ala berikut ini:

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا (110)
“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya" [Al-Kahfi: 110].
Apakah kita ingin agar amal kita diterima oleh Allah ta'ala?

Al-Hafidz Ibnu Katsir berkata dalam tafsirnya:

“Inilah dua rukun amal yang diterima, harus ikhlas untuk Allah semata dan harus sesuai dengan syari'at Rosulullah” [Tafsir Ibnu Katsir: 3/108].

Jadi, bila kita ingin agar ibadah kita diterima dan tidak sia- sia begitu saja, maka penuhi syaratnya, yaitu ikhlas karena Allah dan sesuai tuntunan Rasulullah.

Dikoreksi ulang oleh Al-Ustâdz Abu Ubaidah, Muhammad Yusuf bin Mukhtar bin Munthohir As-Sidawi

MEDIA DA'WAH AL-FURQON
Telegram :  http://bit.ly/2cvD9Yx
_____________________________
dapatkan pesan dakwah harian di inbox whatsapp anda

Cara daftar
Ketik nama#usia#asal daerah kemudian kirim ke no whatsapp kami ini 0852 6177 8185

Simpan no whatsapp kami dgn nama "1hari 1ilmu"

Jadilah anda petunjuk jalan dan dapatkan setiap kebaikan dari orang yg anda ajak
yuk, subcribe juga channel youtube jalan hidayah

Portal share artikel ustadz dan ulama sunnah
bantu kami share info ini

cari artikel ?. ketik dibawah ini