bisakah orang meninggal memberi syafaat kepada orang masih hidup ?

jerat jerat kesyirikan
Sebuah bencana yang terjadi pada orang-orang kafir ternyata terjadi pula pada umat Islam, yaitu keyakinan bahwasanya orang telah meninggal dunia bisa memberikan syafa'at kepada orang yang masih hidup.

Mereka tidak meresapi dan mengambil pelajaran terhadap bencana orang-orang terdahulu diakibatkan berkeyakinan seperti itu.

Dan perbuatan seperti itu juga yang diperangi oleh Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam. Walaupun mereka meyakini bahwasanya Allah yang berhak disembah, bukan perantara yang mereka jadikan wasilah.
bisakah orang meninggal memberi syafaat

Allah berfirman:

وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ
“Dan orang-orang yang menjadikan wali atau perlindungan kepada selain Allah, berkata: Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. [Az-Zumar: 3].

Sesungguhnya yang diinginkan oleh Allah adalah hanya meminta kepada-Nya saja tanpa lewat prantara.

Allah berfirman:

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“Berdo'alah kepada-Ku maka sungguh Aku akan mengabulkan permintaan kalian” [Ghofir: 60].

Oleh Al-Ustâdz Zubair
MEDIA DA'WAH AL-FURQON
Web : artikel.alfurqongresik.com
Powered by Blogger.