jawaban atas 3 pertanyaan bareskrim perihal kalimat "Anda dibohongin pake almaidah 51"

#Sebarkan_Agar_Kapolri_Tak_Merasa_Rumit#

Jika terpaksa minta pendapat umat Islam alias REFERENDUM sehingga jelas mana2 yg mukminuun dan munafikuun.
"Anda dibohongin pake almaidah 51"

Untuk menjawab ketiga pertanyaan ini bareskrim menghabiskan waktu nyaris 1,5 bulan sejak pengaduan dari berbagai elemen masyarakat (bukan satu elemen/ormas saja).

"Anda dibohongin pake almaidah 51"
1. Siapakah anda yg dimaksud kalimat di atas?
2. Siapakah yg membohongi yg dimaksud kalimat tsb?
3. Dengan alat apakah anda dibohongin pada kalimat di atas !

Adalah sudah terang benderang bagai siang bahwa "anda" pada kalimat di atas adalah para hadirin dan karna ada videonya yg bersifat public maka menjadi seluruh orang2 yg mengimani almaidah 51, yang dalam hal ini adalah umat islam.

Pertanyaan nomor dua sangat mudah dijawab. Siapakah yg dimaksud membohongi pada kalimat di atas?

Tentu kalimat itu ditujukan kepada penyampai risalah atau yg mempropogandakan almaidah 51. Penyampai risalah adalah Rusulullah saw dan siapa saja yg pernah menggunakan ayat ini dalam amal ma'ruf nahi mungkar seperti sahabat nabi, .......dst sampai ulama serta para mubaligh.

Mengatakan pembawa risalah adalah pembohong adalah penistaan yg kejam dan tak bertanggung jawab. Dari zaman Rasulullah saw sampai detik ini, sudah tak terhitung triliyunan rupiah yg telah digunakan/dihabiskan utk mempelajari alquran dan sekarang tiba2 ada seorang gubernur yg seenak udelnya mengatakan bahwa pembawa risalah adalah pembohong. Secara perdata mereka mungkin sudah memaafkan tetapi mereka tdk memaafkan secara pidana shg terjadi tuntutan/ pengaduan penistaan pasal 156 dan atau 156a KUHP.

Pertanyaan ketiga, "dengan alat apakah anda dibohongi?"

Jawabnya sdh terang benderang yaitu almaidah 51.

Yang tdk mengimani al-quran tentu meyakini al-quran itu bohong, membodoh-bodohi, sesat dan sebagainya. Tetapi bagi kami umat muslim, bahwa al quran itu adalah petunjuk.

Alquran lebih kami cintai dari pada nyawa kami sehingga jika ada yg menistakan ayat al-quran maka kami siap mempertaruhkan nyawa kami.

Oleh karenanya, kami menuntut (bukan menghimbau lagi) agar kasus dugaan penistaan terhadap umat Islam, pembawa risalah dan ayat al-quran (bagi kami bukan dugaan lagi) segera dituntaskan.

Jika rejim ini tidak menuntaskan dalam waktu sesingkat-singkatnya maka mari lakukan jajak pendapat / REFERENDUM kepada umat islam di NKRI ini, apakah mereka menganggap Ahok telah menistakan agama dan umat Islam atau tidak.

Sekali lagi, bagi kami (umat Islam) bahwa apa yg dikatakan Ahok pada acara resmi adalah suatu penistaan terencana krn tak mungkin tanpa niat dalam pidato resmi yg dibiayai negara/ daerah. Jika kami tidak menghargai hukum positif sebagai perekat di NKRI ini maka tentu kami telah menerapkan hukum secara syari'ah atau bahkan menurut cara kami masing-masing.

#Tak_Perlu_Gelar_Perkara_Secara_Terbuka#

repost from group dakwah via whatsapp

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini