Kemenag Telusuri Unsur Penistaan Agama dalam Keset Berisi Alquran

SLEMAN -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sleman akan menyelidiki kasus keset berisikan lembaran Alquran. Hal ini karena penemuan alas kaki berisikan lembaran kitab suci tersebut bisa mengarah pada kasus penistaan agama.

Hingga saat ini ,Kepala Kemenag Sleman, Zaenal mengaku belum mendapat laporan resmi mengenai kasus tersebut. Namun demikian ia mengatakan akan segera meminta Kantor Urusan Agama (KUA) Prambanan untuk mengecek kebenarannya. "Kami akan cari tahu kebenarannya, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. Kalau memang ada unsur penistaan agama akan dilanjutkan oleh kepolisian," kata Zaenal pada Republika.co.id, Ahad (27/11) malam.

Menurutnya kasus keset berisikan kertas bertuliskan ayat suci Alquran baru ditemukan sekarang. Sebelumnya hal serupa belum pernah terjadi di Sleman. Ia mengimbau agar pihak manapun tidak bermain-main pada ranah yang sensitif. "Kita tahu kan sekarang isu agama ini sedang sensitif. Jadi sebaiknya tidak melakukan hal yang bisa memacu konflik seperti ini," ujarnya. Untuk sementara ini, Zaenal mengimbau agar masyarakat tetap tenang, sampai kasus tersebut mendapatkan kejelasan.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua MUI DIY, Thoha Abdurrahman. Ia mengaku belum mendapat laporan soal keset berisikan lembaran Alquran. Namun ia menilai kasus tersebut sebagai penghinaan terhadap kitab suci agama Islam.
"Kalau Alquran dipakai alas kaki itu tidak baik. Itu artinya menghina Alquran itu," ujarnya. Ia meminta agar pihak berwenang segera mengusut kasus ini, sampai pelaku pembuat keset dihukum seadil-adilnya. Namun demikian, Thoha berharap agar orang-orang yang melakukan tindakan keji ini segera mendapat hidayah.

Sebelumnya warga Kecamatan Prambanan, Sleman, DIY Fauzi menemukan keset berisikan lembaran Alquran. Dia mengaku kaget ketika istrinya sedang mencuci tiga buah keset kaki di rumahnya, Ahad (27/11). Saat basah, ketiga permukaan benda itu menampilkan bayang-bayang kertas yang bertuliskan aksara Arab. Ternyata, dua dari tiga benda tersebut berisikan berlembar-lembar kertas yang bertuliskan teks Alquran.

sumber: republika.co.id

posting ini bermanfaat? bantu kami dengan klik like/share, syukron

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

artikel baru hari ini :

cari artikel ?. ketik dibawah ini