''memukul istri yang tidak patuh dan membangkang''

akhir-akhir ini banyak teriakan yang berusaha lari dari cara di atas untuk menangani istri dan tanpa mengkaitkannya dengan permasalahan agama. seolah memukul istri adalah kecelakaan doktrin agama sehingga di butuhkan regu penyelamat. 
memukul istri yang tidak patuh dan membangkang

sampai-sampai seseorang dari mereka menyatakan bahwa yang di maksud dengan memukul istri (adh-dharbu), dalam ayat itu adalah ''membuat perumpamaan''(dharb al-matsal), bukan yang di pahamin selama ini. 

sebagian lagi mengatakan, maksudnya adalah memukul dengan siwak penafsiran kedua ini berdasarkan (secara salah) kepada hadist nabi, padahal tidak ada satu hadist pun tentang memukul dengan siwak, karena itu hanyalah pernyataan ibnu abbas. 

terkadang pihak pemerintah penghukum seorang wanita dengan berdarah dan memukul punggunya. pada saat itu wanita tersebut wajib patuh, menurut dan sabar atas tindak aniaya kepadanya. 

ulama juga wajib menyuruhnya bersabar dan berihtisab (mencari pahala dengan kepatuhan kepada pemerintah), walaupun dia adalah pihak yang terzhalimi dan tidak bersalah, karna dia masuk dalam universalitas hadist yaitu salah seorang dari rakyat, meskipun penguasa saat menghukumnya berada di pihak yang zhalim dan salah. 

akan tetapi, ketika memukulnya adalah suaminya sendiri sebagai hukuman atas pembangkangannya dan penyelewengannya, maka tidak ada satu dari fatwa-fatwa yang ada, melainkan mengarahkan kecaman kepada suami, memberikan nasihat kepada suami dengan akhlak yang baik atau bahkan memberitahukan kepada istri bahwa dia telah menjadi korban sang suami adalah orang yang tidak berperasaan dan zhalim, tidak ada perintah kepada istri untuk bersabar, tunduk dan patuh, sebagaimana saat berfatwa tentang perlakuan penguasa yang zhalim.

sumber: buku kado pernikahan cetakan darus assunnah hal:196
ditulis ulang oleh aisyah ummu aziz arrifqi

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini