Tito melarang aksi 212, status fb Prof.Ir. Mukhtasor banyak di dukung netizen

Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang Aksi 2 Desember yang rencananya digelar dalam bentuk doa bersama dan shalat Jumat di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin Jakarta. Tito beralasan, aksi itu mengganggu ketertiban umum karena menutup jalan protokol.
tito Kapolri dan gatot Panglima TNI

Tito mengatakan, menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak konstitusi namun tidak bersifat absolut. Menurutnya, ada batasan-batasan menyampaikan pendapat di muka umum.

"Pertama, jangan mengganggu hak asasi orang lain, jalan protokol tidak boleh dihalangi," kata Tito dalam konferensi pers bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Mabes Polri, Senin (21/11/2016).

“Kedua (jangan) mengganggu ketertiban umum, ibu-ibu mau melahirkan terganggu, angkutan bisa terganggu, bisa memacetkan Jakarta," lanjutnya.

Karena itu, Tito melarang aksi 212 itu. “Kalau melawan akan kita bubarkan,” ancam Tito.

Alasan Tito itu rupanya dinilai berlebihan oleh banyak pihak. Bahkan, dengan nada halus, profesor Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) menanyakan apakah Car Free Day yang menutup jalan protoko juga termasuk mengganggu ketertiban umum.

“Tanya: Car Free Day itu menutup jalan protokol. Apakah itu juga tegolong melanggar ketertiban umum dan menghambat ibu hamil ke Rumah Sakit?,” tulis Prof.Ir. Mukhtasor M.Eng.,Ph.D melalui akun Facebook pribadinya, Selasa (22/11/2016).


Ratusan pengguna Facebook pun memberikan jempolnya untuk status anggota Dewan Energi Nasional itu. [Ibnu K/Tarbiyah.net]
_____________________________
dapatkan pesan dakwah harian di inbox whatsapp anda

Cara daftar
Ketik nama#usia#asal daerah kemudian kirim ke no whatsapp kami ini 0852 6177 8185

Simpan no whatsapp kami dgn nama "1hari 1ilmu"

Jadilah anda petunjuk jalan dan dapatkan setiap kebaikan dari orang yg anda ajak
yuk, subcribe juga channel youtube jalan hidayah

Portal share artikel ustadz dan ulama sunnah
bantu kami share info ini

cari artikel ?. ketik dibawah ini