waspada penyakit membenarkan kebatilan dengan mencari ulama menyimpang

Ketika Beragama Mencari Pembelaan dan Pembenaran
ketika agama hanya berdasarkan akal dan nafsu

Manusia akan beralih dari Kebenaran.
meninggalkan Perkataan Allah dan Rosul Nya.
membenarkan kebatilan

Mencari dan mengikuti siapa yang membela dan membenarkannya.
Mengamalkan Ayat dan Hadits hanya yang sesuai dengan akalnya.

bahkan Orang kafirpun akan mencari pembenaran dan pembelaan dari ulama yang ia pilih.

Maka kembalilah kepada yang HAQ, kebenaran yang datang dari Allah, walaupun akal ini sulit menerimanya, walaupun hati ini berat mengamalkannya.

Terimalah semua yang datang dari Allah dan Rosulnya Secara Utuh, tanpa dipilih-pilih.

Ketika Allah mengharamkan Riba, apakah kita masih mencari ulama (su') yang meng-halal-kan bunga bank ?

Ketika Rosulullah mengharamkan musik, apakah kita masih butuh perkataan ustadz (su') yang menghalalkannya ?

Lalu apa bedanya kita dengan ahok? Yang mencari ulama (su') agar membenarkan dan membelanya ?

repost via whatsapp

artikel baru hari ini :

---------------------------------------------------------------------------
hanya dengan 5.000 rupiah donasi yang saudara/i berikan membantu kami
mewujudkan komputer khusus dakwah media ini

kirim ke no rekening bri 3343-01-023572-53-6 atas nama atri yuanda
atau ke paypal.me/atriyuanda

setelah transfer, informasikan ke kami dengan mengirim pesan
dengan format #nama#usia#asal daerah#jumlah donasi kirim ke 085362377198

total donasi masuk hingga hari ini telah terverifikasi sebesar Rp.1.920.000
total donasi yang dibutuhkan sebesar Rp.6.500.000
*program ini ditutup setelah dana pembelian komputer memadai*

pengen dialog santai, silahkan inbox kami. syukron

cari artikel ?. ketik dibawah ini